Beranda > baju batik pria, batik modern, model baju batik > baju batik dan asalnya

baju batik dan asalnya

Agustus 8, 2012

baju batik baruBusana baju Batik, biasanya sering dikenal istilah yang berhubungan dengan itu seperti motif, pakaian, teksture, dll.Sejarah batik, batik itu awal mulanya brasal dari bahasa Jawa “amba” yang mempunyai arti menulis dan menitik. Arti kata itu juga berasal dari cara pembuatannya yang motif ataupun coraknya dibuat menggunakan sebuah alat yang bernama canting atau bisa juga di buat motifnya dengan menggunakan cap dari tembaga yang sebelumnya tembaga itu sudah di gambar sebelum dicetak. Setelah itu pencelupan kain dengan menggunakan bahan-bahan perintang warna Motif Batik pada Baju Batik “malam” (lilin) yang diletakkan di atas kain, sehingga menahan masuknya bahan pewarna lain.Maka, pada dasarnya kain Batik merupakan kain yang memiliki banyak ragam hias, motif, dan corak yang dibuat dengan menggunakan canting dan cap dengan ditambahkan malam (lilin) sebagai bahan perintang warna. Cara seperti ini pun hanya bisa diterapkan pada bahan yang terbuat dari serat alami seperti sutra, wol, katun, dan tidak dapat diterapkan di atas permukaan kain yang terbuat dari serat buatan.

Pada jaman sebelum maraknya pakaian ini, wanita-wanita di Jawa menjadikan hasil kreasi / keterampilan mereka dalam membatik itu sebagai mata pencaharian utama, maka di jaman dahulu itu pekerjaan membatik itu merupakan pekerjaan eksklusif para wanita jawa sampai ditemukannya batik yang cara pembuatannya menggunakan media yang lebih canggih yaitu cap yang disebut “Batik Cap”. Batik cap ini sangat memungkinkan para laki-laki untuk masuk kedalam bidang ini. Tetapi ada sebagian pengecualian bagi pembuatan batik ini, batik “pesisir” batik ini memiliki garis maskulin seperti yang dapat dilihat dari corak “Mega Mendung”, yang mana pada beberapa daerah di pesisir, pekerjaan membatik adalah hal yang lazim bagi kaum laki-laki. Dan sekarang ini, ragam corak dan warnanya pun banyak desain Busana Batik yang sudah dipengaruhi oleh pengaruh asing/luar.

Pada jaman sebelum kemerdekaan dan perjuangan para penjajah dari Eropa juga berminat kepada kain batik, karena pada jaman dahulu hasil dari motif/corak dari kain batik itu adalah corak bunga-bunga yang dahulu tidak dikenal (seperti bunga tulip) serta ada pula corak/motif yang mengandung makna dari benda-benda yang dibawa oleh penjajah (kereta kuda atau gedung), termasuk juga warna-warna disukai oleh mereka seperti warna biru. Batik yang dibua secara tradisonal tetap mempertahankan keaslian motif/coraknya, serta masih dipakai dalam upacara-upacara adat, karena biasanya masing-masing corak memiliki perlambangan dari sebuah simbol.Teknik Desain Busana Batik dan membatik telah dikenal sejak beberapa ribu tahun yang lalu.Tidak ada keterangan sejarah yang cukup jelas tentang asal usul Batik ini.Tidak ada yang menduga bahwa teknik ini berasal dari bangsa Sumeria, yang kemudian dikembangkan lagi di tanah Jawa setelah kenalkan oleh para pedagang dari India.

%d blogger menyukai ini: